Bubur Hintalu Karuang

By | July 11, 2018

Bubur Hintalu Karuang, artinya kurang lebih adalah bubur telur (hintalu) burung Karuang (salah satu jenis burung yang ada di Kalimantan Selatan) , karena bentuknya yang kecil seperti telur burung Karuang. Sekilas mirip bubur candil ya?. Tapi ternyata memiliki perbedaan pada kuahnya. Bubur candil kuahnya dipisah antara gula merah & santannya Dan dituang saat disajikan. Sedangkan bubur hintalu, kuah gula merah & santannya di jadikan satu saat diolah sehingga meresap kedalam bola bola tepungnya. Bubur Hintalu biasa disajikan sebagai takjil saat berbuka puasa di bulan ramadhan. Teksturnya lembut & rasa manisnya pas dilidah, Yummy banget.

Bahan-bahan

  1. Bahan bola bola :
  2. 150 gr tepung ketan
  3. 50 gr tepung beras
  4. 1 sdm air kapur sirih
  5. Secukupnya air matang
  6. Bahan kuah :
  7. 200 gr gula merah kualitas bagus, sisir halus
  8. 1 ltr santan dengan kekentalan sedang
  9. 1 sdm gula pasir
  10. 1 sdt garam
  11. 2 lmbr daun pandan, bentuk simpul
  12. 200 ml air matang untuk merebus gula merah & gula pasir
  13. 2 sdm tepung beras larutkan dengan sedikit air
  14. 1 btr telur ayam, kocok lepas (optional)

Langkah

  1. Dalam wadah, campur tepung ketan & tepung beras. Uleni dengan air kapur sirih dan air matang secukupnya sampai bisa dipulung  
  2. Buat bulat2 sebesar kelereng. Taburi tepung ketan tipis tipis supaya tidak lengket satu sama lain. Taruh dalam wadah lebar  
  3. Dalam panci, rebus gula merah, gula pasir & air sampai mendidih. Matikan api, saring.  
  4. Dalam panci lain, rebus santan, tambahkan air rebusan gula, daun pandan & garam, sambil diaduk aduk supaya santan tidak pecah. Masak sampai mendidih kemudian kecilkan api.  
  5. Masukkan kocokan telur sambil diaduk aduk sampai berbentuk serabut2 kecil dalam kuah.  
  6. Masukkan adonan bola2 tepung & masak hingga bola2nya mengapung. Tandanya bola2nya sudah matang.  
  7. Masukkan larutan tepung beras kedalam kuah supaya kuah lebih mengental. Didihkan kembali. Matikan api.  
  8. Diamkan bubur kurang lebih 30mnt. Sampai bola2nya tenggelam & kuah lebih meresap. Baru disajikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *